Peristiwa
20 Tahun Dikurung Jeruji Besi , Dalam waktu Dekat Dirawat Ke Yayasan Ipda Purnomo
PONOROGO | BIN.Net - Seorang warga Ponorogo bernama Sukirno (60) dilaporkan telah dikurung dalam jeruji besi selama kurang lebih 20 tahun, diduga karena keluarga meyakini ia memiliki ilmu kebal. Kabar tentang kondisi Sukirno pertama kali sampai kepada Ipda Purnomo dari Polisi Baik melalui pesan WhatsApp yang menyertakan foto Sukirno di dalam jeruji besi.
“Kemarin ada yang menghubungi saya melalui WhatsApp dan mengirim foto bapak-bapak di dalam jeruji besi,” cerita Ipda Purnomo pada Selasa (27/1/2026) sore. Setelah itu, ia menghubungi pemberi informasi dan anak Sukirno, yang tidak tinggal serumah dengan sang ayah.
Pada hari yang sama, AKP Tutut Ariyanto Kapolsek Sawoo Ponorogo beserta pihak terkait mendatangi rumah Sukirno di Dusun Gombak, Desa Temon, Kecamatan Sawoo.
Ipda Purnomo menyampaikan rencana untuk menjemput Sukirno ke Lamongan besok, yang disambut positif oleh keluarga.
“Saya akan datang ke Ponorogo untuk menjemput Pak Kirno dan membawanya ke Pondok Rehabilitasi Mental Yayasan Berkah Bersinar Abadi di Lamongan yang saya kelola,” terang Ipda Purnomo.
Ia juga menjelaskan bahwa keluarga memiliki kepercayaan terhadap dugaan ilmu kebal milik Sukirno, sehingga tidak yakin untuk membawanya berobat ke fasilitas medis.
“Dugaan ilmu kebal itu membuat keluarga yakin bahwa Pak Kirno tidak menyentuh tanah, akhirnya dimasukkan ke tempat itu. Pak Kirno tidak bisa berdiri, hanya bisa duduk dan selonjor,” ujarnya.
AKP Tutut Ariyanto mengkonfirmasi bahwa Sukirno telah tinggal di jeruji besi yang berada di teras belakang rumah adiknya selama kurang lebih 20 tahun. Kebutuhan makan dan pakaiannya selama ini disuplai oleh adiknya.
“Saya sempat ngobrol dengan Pak Kirno, kalau ditanya nama masih bisa menjawab, tapi kalau ditanya banyak hal tidak mau menjawab,” katanya. ( Bed)
Via
Peristiwa

Post a Comment