News
Pembangunan
Pemerintah
Pemdes Banjarwangi Genjot Pembangunan, Buka Jalan Skala Prioritas
Bogor — Pemerintah Desa (PemDes) Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, merealisasikan bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk pembangunan infrastruktur berupa pembukaan dan pemadatan jalan penghubung antardesa, yakni Desa Banjarwangi menuju Desa Citapen.
Pembangunan jalan tersebut berlokasi di RW 05 dengan panjang sekitar 400 meter dan lebar 3 meter. Adapun anggaran yang dialokasikan mencapai Rp900 juta.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama masyarakat melalui pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD).
Kepala Desa Banjarwangi, Prasetio, yang akrab disapa Pras, mengatakan bantuan keuangan dari Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut sengaja dialokasikan untuk pembukaan dan pemadatan jalan karena akses tersebut dinilai sangat penting bagi masyarakat kedua desa.
“Desa Banjarwangi menerima bantuan keuangan dari Kabupaten Bogor. Kita alokasikan untuk pembukaan jalan dan pemadatan karena jalan tersebut sangat berguna sebagai akses masyarakat Desa Banjarwangi dan Citapen. Ini merupakan akses penghubung yang paling dekat,” ujar Prasetio, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan salah satu sentra pertanian yang menghasilkan berbagai komoditas, seperti sayuran dan umbi-umbian.
“Dari sisi perekonomian masyarakat juga sangat mendukung. Di sana banyak petani sayur-mayur dan ubi-ubian yang memang sangat membutuhkan akses jalan untuk mempermudah membawa hasil panen. Mobilitas masyarakat dari dua desa juga akan lebih mudah karena akses ini merupakan jalur yang cukup dekat,” jelasnya.
Prasetio menambahkan, rencana pembukaan jalan tersebut sebenarnya telah lama dipersiapkan oleh Pemerintah Desa Banjarwangi. Terlebih, jembatan penghubung antara kedua wilayah tersebut sudah tersedia sejak beberapa tahun lalu makanya kita genjot sekarang.
“Pemdes Banjarwangi sudah lama merencanakan pembukaan jalan tersebut. Kalau untuk jembatan penghubungnya sudah ada sejak lama. Maka berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), bantuan keuangan yang sekarang kita alokasikan untuk pemadatan jalan tersebut,” katanya.
Selain pembangunan jalan, Pemerintah Desa Banjarwangi juga merealisasikan program Dayeuh Pajajaran yang menjadi salah satu program dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Program tersebut direalisasikan di Kampung Cibolang.
Menurut Prasetio, lokasi tersebut dipilih karena memiliki potensi wisata yang cukup besar. Hamparan persawahan yang luas dengan panorama Gunung Salak dan Gunung Pangrango menjadi daya tarik tersendiri.
“Untuk program Dayeuh Pajajaran kita realisasikan di Kampung Cibolang. Kenapa dibangun di sana? Menurut saya lokasinya sangat tepat karena didukung pemandangan yang bagus. Hamparan sawahnya luas dan view Gunung Salak serta Gunung Pangrango juga terlihat jelas,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan kawasan tersebut nantinya mampu menarik wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung ke Desa Banjarwangi. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, perekonomian masyarakat, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), diharapkan ikut tumbuh.
“Jadi sasaran Dayeuh Pajajaran ini tepat untuk menarik wisatawan dari luar agar berkunjung ke Desa Banjarwangi. Mudah-mudahan dengan semakin banyak pengunjung, nantinya bisa memajukan ekonomi masyarakat, khususnya di bidang UMKM,” harap Prasetio.
Di akhir, Prasetio menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah memberikan kepercayaan melalui bantuan anggaran untuk mendukung pembangunan dan kemajuan Desa Banjarwangi.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah mempercayakan anggaran untuk kemajuan Desa Banjarwangi,” pungkasnya.
- Laporan : Nur
Via
News

Post a Comment