News
Pembangunan
Pemerintah
Bangkeu Desa Ciburayut Fokus Rehab Kantor, Dayeuh Pajajaran Didorong Jadi Magnet Wisata
Bogor — Pemerintah Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, memanfaatkan Program Bantuan Keuangan (Bangkeu) dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk merehabilitasi kantor desa.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus menunjang kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Desa Ciburayut, Duloh, menegaskan bahwa penggunaan anggaran Bangkeu dilaksanakan berdasarkan hasil perencanaan dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), khususnya untuk kebutuhan pembangunan fisik yang menjadi prioritas desa. Hal itu disampaikan Duloh kepada awak media, Rabu (30/9/2026).
“Program bantuan keuangan yang dipercayakan Pemerintah Kabupaten Bogor kepada Desa Ciburayut dilaksanakan sesuai dengan perencanaan hasil Musrenbangdes. Untuk pembangunan fisik tetap berdasarkan usulan desa. Karena itu, kami memilih merehabilitasi kantor desa agar pelayanan kepada masyarakat lebih nyaman,” ujar Duloh.
Menurutnya, rehabilitasi kantor desa menjadi bagian penting karena kantor pemerintahan merupakan pusat pelayanan masyarakat. Dengan kondisi sarana yang lebih baik, pemerintah desa berharap aktivitas pelayanan administrasi maupun kebutuhan masyarakat dapat berlangsung lebih nyaman dan optimal.
Di sisi lain, Desa Ciburayut juga tengah menjalankan program Dayeuh Pajajaran, yang merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Bogor dalam melakukan penataan kawasan pedesaan dengan mengedepankan identitas serta kearifan lokal budaya Sunda.
Duloh menjelaskan, Dayeuh Pajajaran tidak sekadar berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut penataan lingkungan, pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat hingga potensi ekonomi dan wisata desa.
“Kalau untuk Dayeuh Pajajaran memang sudah menjadi program Bupati, bahwa desa-desa di Kabupaten Bogor diarahkan untuk membangun Dayeuh Pajajaran.
Sementara pembangunan fisik lainnya tetap berdasarkan usulan desa,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan Dayeuh Pajajaran di Desa Ciburayut mampu mengubah kawasan desa menjadi lebih tertata, bersih, hijau, dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan.
Selain memperkuat identitas budaya Sunda melalui ornamen, gapura dan unsur arsitektur tradisional, penataan tersebut juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi warga.
Menurut Duloh, meningkatnya kunjungan wisatawan nantinya diharapkan berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Harapan ke depan, semoga dengan adanya program Dayeuh Pajajaran bisa meningkatkan daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Desa Ciburayut, sehingga hasil usaha UMKM masyarakat bisa meningkat pesat,” ungkapnya.
Namun, ia menekankan bahwa keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada pemerintah desa. Peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang telah dibangun dinilai menjadi kunci agar manfaat program dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Dengan dibangunnya Dayeuh Pajajaran, masyarakat juga harus ikut menjaga dan merawat agar program unggulan Kabupaten Bogor ini tetap awet, selalu bersih, dan terpelihara,” katanya.
Duloh pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Desa Ciburayut dalam mengelola anggaran yang bersumber dari APBD.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang sudah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Desa Ciburayut untuk mengelola anggaran yang bersumber dari APBD demi kemajuan dan peningkatan perekonomian masyarakat,” pungkas Duloh.( Nur )
Via
News

Post a Comment