-->
24 C
en
Search

Cidurian Jadi Sorotan: Warga, FKJBP, dan BPBD Bergerak Bersama

KAB.BOGOR | BIN.Net  - Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Kabupaten Bogor melakukan peninjauan lokasi longsor di Sungai Cidurian, Kecamatan Cigudeg, Bogor Barat.

Peninjauan ini,  dilakukan bersama pihak Desa Sukamaju setelah hujan deras berintensitas tinggi menyebabkan luapan sungai dan kerusakan pada bronjong penahan tebing.

Kejadian tersebut, terjadi di Kampung Nanggung Ciasahan RT 03/04, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg. Senin, 9 Mei 2026, pukul 02.30 WIB  

Hujan deras menyebabkan Sungai Cidurian meluap dengan arus kuat. Akibatnya, bronjong penahan tebing jalan amblas sedalam 2,60 meter. Retakan sepanjang 48 meter juga muncul di sepanjang jalan desa, dan dikhawatirkan akan bertambah karena curah hujan masih tinggi.

Dampak Kerusakan

  • Panjang retakan: 48 meter  
  • Lebar bronjong: 7 meter  
  • Kedalaman amblas: 2,60 meter  
  • Bronjong lepas pengikat: 50 meter dengan kedalaman 4 meter  

Menurut Zueni alias Ki Sanguan, posisi bronjong yang berada di belokan sungai membuat arus deras langsung menghantam struktur, sehingga mudah tergerus bagian bawah. Kondisi ini berisiko besar terhadap infrastruktur jalan desa yang menjadi akses utama warga Kampung Cigowong dan Ciasahan.

Kejadian Kedua Selain itu, longsor juga terjadi di lokasi berbeda, yaitu di Kampung Cigowong RT 01 RW 07, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg. Selasa, 11 Mei 2026, pukul 01.00 WIB  

Longsoran sepanjang 8 meter dengan tinggi 5 meter dan lebar 3 meter mengancam rumah milik Ibu Aan (1 KK, 1 jiwa). Peninjauan dilakukan oleh TRC BPBD Kabupaten Bogor bersama Satpol PP Kecamatan Cigudeg, staf desa, dan LPM Desa Sukamaju."tegas Zueni yang akrab disapa Ki Sanguan. Selasa 11, Mei, 2026.

Sebelumnya ramai di beritakan Forum Komunikasi Jurnalis Bumi Putra (FKJBP) Bogor Barat pada Senin 11, Mei, 2026.

Ancaman Lebih Luas

Luapan Sungai Cidurian tidak hanya mengancam permukiman dan akses jalan desa, tetapi juga berpotensi merusak sawah serta perkebunan warga di sepanjang bantaran sungai. Kondisi ini mengingatkan warga pada banjir besar 1 Januari 2020 yang melanda tiga kecamatan di Bogor Barat: Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga.

Nde (32), warga Desa Sukamaju, menuturkan bahwa ambruknya bronjong membuat lalu lintas warga menjadi berisiko. Ia mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR, untuk segera melakukan normalisasi Sungai Cidurian agar bencana serupa tidak terus berulang."tungkasnya.



Editor   :   Adhi 
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

SCROLL TO RESUME CONTENT