News
Peristiwa
Warga Kp Nyenang dan Lebak Pari Sampaikan Aspirasi, Terkait Jalan BI Tidak Diportal
Bogor — Sejumlah warga dari Kampung Nyenang dan Kampung Lebak Pari, Desa Muara Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mendatangi kantor desa untuk menyampaikan aspirasi terkait akses jalan yang diportal Bank Indonesia ( BI ) untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
Pertemuan tersebut dilaksanakan diaula desa kamis 24/9/26 dihadiri Kepala Desa Muara Jaya, Ketua BPD, Ketua Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, Babinkamtibmas, Babinsa serta perwakilan warga.
Dalam penyampaian aspirasinya, warga mengeluhkan kondisi portal di salah satu akses jalan yang menurut mereka kerap dalam keadaan terkunci. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan masyarakat ketika hendak beraktivitas, termasuk anak-anak yang berangkat sekolah maupun warga yang hendak mengikuti kegiatan keagamaan.
Warga berharap akses jalan tersebut dapat kembali dibuka dan bisa dilalui masyarakat sebagaimana sebelumnya. Menurut warga, keberadaan jalan tersebut sangat membantu karena menjadi akses yang lebih dekat dibandingkan harus menggunakan jalan alternatif yang jaraknya lebih jauh.
Kepala Desa Muara Jaya menyampaikan, bahwa persoalan tersebut sudah cukup lama menjadi perhatian masyarakat. Menurutnya, selama kurang lebih 20 tahun, baru kali ini warga secara bersama-sama menyampaikan aspirasi untuk memperoleh kejelasan dan mencari solusi terkait akses jalan tersebut.
"Kami ingin menengahi persoalan ini agar ada jalan keluar yang terbaik bagi masyarakat juga pihak Bank indonesia Harapan warga, akses jalan jangan sampai dibatasi sehingga masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitasnya," ujar Kepala Desa Muara Jaya.
Selain persoalan akses jalan, dalam pertemuan tersebut warga juga menyampaikan aspirasi mengenai kesempatan kerja. Salah seorang warga dari RW 03 meminta agar dalam proses perekrutan tenaga kerja, masyarakat setempat dapat diberikan perhatian dan kesempatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Warga berharap masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton ketika terdapat kegiatan atau perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka. Persyaratan perekrutan, seperti pengalaman, usia, maupun persyaratan lainnya, diharapkan dapat disosialisasikan secara terbuka sehingga masyarakat mengetahui kesempatan yang tersedia.
Warga juga mempertanyakan adanya aktivitas pengeboran air di beberapa titik. Menurut informasi yang disampaikan warga dalam pertemuan, terdapat sekitar empat titik pengeboran di wilayah tersebut. Warga meminta adanya kejelasan mengenai perizinan lingkungan maupun koordinasi dengan Pemerintah Desa Muara Jaya.
Aspirasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan komunikasi antara Pemerintah Desa Muara Jaya, masyarakat, dan pihak terkait, termasuk manajemen BI, untuk mencari penyelesaian yang dapat diterima semua pihak.
Masyarakat berharap persoalan akses jalan, kesempatan kerja, serta aktivitas pengeboran dapat dibahas secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan kepentingan warga tetap mendapat perhatian.
Namun sangat disayangkan pertemuan yang tujuan bagus pihak dari Bank Indonesia tidak datang memenuhi undangan tersebut hingga akhirnya musyawarah tersebut belum mendapatkan titik temu atau kesepakatan untuk mencapai mupakat.( Nur )
Via
News

Post a Comment