-->
24 C
en
Search

P3-TGAI di Kampung Cibolang Desa Banjarwangi Hampir Rampung, Petani Apresiasi Pembangunan Irigasi

BOGOR    |  BIN.Net   — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang merupakan program padat karya tunai dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya para petani di Kampung Cibolang, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Program tersebut dilaksanakan melalui peran serta masyarakat petani dan dikerjakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Salah satu kelompok penerima program, Gabungan Perkumpulan Petani Berkah Bersama Desa Banjarwangi, saat ini tengah menyelesaikan pembangunan jaringan irigasi di wilayah persawahan Kampung Cibolang.

Masyarakat menilai keberadaan jaringan irigasi tersebut sangat membantu aktivitas pertanian. Pasalnya, ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan utama dalam kegiatan bercocok tanam, baik bagi petani padi maupun masyarakat yang mengembangkan usaha kebun sayuran.

“Dengan adanya program irigasi yang dibangun di area persawahan, kami sangat terbantu. Dalam bertani, yang paling utama dibutuhkan adalah air. Bantuan pemerintah melalui program P3-TGAI ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar salah seorang warga.

Ia berharap program serupa dapat kembali dialokasikan pada tahun berikutnya, mengingat masih terdapat sejumlah saluran irigasi pertanian di wilayah tersebut yang membutuhkan perbaikan dan peningkatan.

Sementara itu, Ketua P3-TGAI Berkah Bersama, Ade Salman, saat ditemui pada Rabu (2/9/2026), mengatakan bahwa pembangunan jaringan irigasi tersebut saat ini telah memasuki tahap akhir dan hampir rampung 100 persen.

“Alhamdulillah, kegiatan pembangunan irigasi program P3-TGAI sudah hampir rampung 100 persen dan akan segera dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama para petani yang ada di wilayah Cibolang,” kata Ade.

Menurutnya, seluruh tahapan pembangunan telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) yang diberikan oleh pihak kementerian melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSCC) Cisadane-Ciliwung

Ade menambahkan, pembangunan jaringan irigasi tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian sehingga produktivitas petani meningkat dan hasil panen menjadi lebih maksimal.

“Semoga dengan dibangunnya jaringan irigasi P3-TGAI ini, para petani bisa bercocok tanam dengan kecukupan air dan menghasilkan panen yang memuaskan. Dengan begitu, roda perekonomian masyarakat dapat tumbuh dan turut mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu skala prioritas Presiden Prabowo menuju Indonesia Emas,” tuturnya.

Ade juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat jaringan irigasi yang telah dibangun. 

Ia meminta warga tidak membuang sampah ke saluran irigasi dan segera mengangkat sampah yang ditemukan di aliran air agar saluran tetap berfungsi dengan baik dan memiliki usia pakai yang panjang.

“Saya berharap dengan dibangunnya jaringan irigasi tersebut, masyarakat bisa menjaga dan merawatnya. Jangan sampai membuang sampah ke jaringan irigasi. Kalau ada sampah di aliran, harap segera diangkat supaya jaringan irigasi ini awet. Intinya, tolong dijaga dan dirawat,” 

Ade juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah serta para pendamping yang selama ini aktif memberikan pendampingan selama proses pembangunan berlangsung.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat maupun daerah serta para pendamping yang bselama ini selalu eksis mendampingi selama kegiatan pembangunan berjalan, sehingga program dapat terlaksana tepat sasaran dan tepat waktu,” pungkasnya.


  • Laporan  :   (Nurman.N)
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment