-->
24 C
en
Search

Musrenbang Desa Ciderum Bahas RKP 2027, Usulan Warga Jadi Prioritas Pembangunan

BogorBin.net   — Pemerintah Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, mulai mematangkan arah pembangunan desa untuk tahun 2027. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), berbagai usulan kebutuhan masyarakat dari tingkat RT dan RW dibahas untuk ditetapkan menjadi program prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027.

Musrenbangdes digelar di Aula Kantor Desa Ciderum dan dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin Mimin Suminar, Kepala Desa Ciderum H. Asep Hudri,Ade Salman pendamping desa sekecamatan caringin Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua BPD, Ketua LPM, para Ketua RT/RW, kepala sekolah, serta tokoh masyarakat.

Kepala Desa Ciderum H. Asep Hudri saat membuka kegiatan menegaskan, Musrenbangdes bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dalam menentukan program pembangunan tahun 2027. Namun, seluruh usulan harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan skala prioritas.

“Usulan dari masing-masing RT akan menjadi bahan pertimbangan, baik untuk kebutuhan infrastruktur jalan maupun jalan lingkungan. Kami tidak bisa memutuskan sendiri, tetapi semuanya harus dibahas dan ditentukan berdasarkan skala prioritas,” ujar H. Asep Hudri.

Ia berharap hasil musyawarah benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta menghasilkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga Desa Ciderum.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin Mimin Suminar mengatakan, penyusunan RKP Desa harus dilakukan secara terencana dengan mengacu pada hasil musyawarah dan kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan, pembiayaan pembangunan desa nantinya dapat disesuaikan dengan sumber anggaran yang tersedia, termasuk Dana Desa, bantuan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, maupun sumber pembiayaan lainnya sesuai ketentuan.

“Nantinya program yang sudah menjadi prioritas dapat disesuaikan dengan sumber anggaran yang tersedia, baik melalui Dana Desa, bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah. Semua itu dapat diarahkan untuk pembangunan yang memang menjadi kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah RW,” kata Mimin.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, kecamatan dan masyarakat sangat diperlukan agar perencanaan pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dalam Musrenbangdes tersebut, Sekretaris Desa Ciderum H. Samsi Rizal juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah direalisasikan selama tahun 2026.

Pemaparan dilakukan secara terbuka di hadapan peserta musyawarah, termasuk para Ketua RT dan RW. Hal ini dilakukan agar masyarakat mengetahui program yang telah dilaksanakan sekaligus penggunaan anggaran desa.

H. Samsi Rizal menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa. Setiap program yang telah direalisasikan harus disertai laporan yang jelas dan rinci.

“Setiap program yang sudah direalisasikan harus diketahui bersama. Penggunaan anggaran juga harus disampaikan secara rinci dan transparan, karena laporan sangat diperlukan demi kelancaran seluruh kegiatan yang ada di Desa Ciderum,” tegasnya.

Musrenbangdes tersebut diharapkan menghasilkan daftar program pembangunan yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat dan memiliki tingkat urgensi tinggi.

Dengan mengedepankan musyawarah, skala prioritas, serta transparansi pengelolaan anggaran, Pemerintah Desa Ciderum menargetkan pelaksanaan pembangunan tahun 2027 dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah desa.(N )


  • © Barometer Indonesia News (Bin)
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment