-->
24 C
en
Search

Hari Ketiga Satgas Gabungan Menyisir Tiga Titik Lokasi di Wilayah IUP Antam Pongkor, Barang Bukti Disita

KAB.BOGOR | BIN.Net   - Satgas Patroli Gabungan yang melibatkan PT Antam Pongkor, Polri, TNI, Satpol PP, dan Linmas menutup operasi penertiban PETI Antam Pongkor pada hari ketiga di wilayah IUP Antam Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jumat (17/7/2026).

Sasaran hari terakhir pada kegiatan operasi gabungan ini berada di tiga titik, yakni Belower, Cihmahpar, dan Ampar. 

Dalam apel sebelum penertiban, Danramil 2117/Nanggung, Kapten CBA Syahril, menegaskan agar seluruh anggota bekerja maksimal.

"Hari terakhir ini laksanakan sebaik-baiknya. Jika ada temuan segera laporkan," tegasnya.

Kanit Reskrim Polsek Nanggung, Ipda Zulhaiden Siregar, menambahkan bahwa tiga lokasi yang disasar pada hari ketiga merupakan titik yang diduga menjadi sarang aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

"Hari ini kita sasar tiga lokasi yang menjadi dugaan sarang aktivitas PETI," katanya.

Koordinator Keamanan PT Antam Pongkor, AL Friady, memastikan operasi menyasar titik-titik rawan yang selama ini diduga menjadi basis aktivitas PETI Antam Pongkor.

Di lapangan, petugas gabungan menemukan ribuan karung bekas, sampah plastik, dan botol minuman berserakan di area patroli. 

Petugas juga menemukan dugaan tembok pengolahan tong, serta aliran air keruh beraroma merkuri yang mengalir ke Sungai Cikaniki. 

Baliho Kementerian ESDM juga terpasang di area yang berstatus objek vital nasional tersebut.

Operasi penertiban PETI Antam Pongkor ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut dengan sasaran berbeda setiap harinya. 

Pada Rabu (15/7/2026), sasaran berada di Gunung Cibutak dan Pasir Jawa. Kamis (16/7/2026), sasaran bergeser ke Gunung Cibendel dan Muara Kapur, area yang juga disebut sebagai objek vital nasional.

Sementara pada Jumat (17/7/2026), operasi ditutup di Belower, Cihmahpar, dan Ampar.

Selama tiga hari operasi, Satgas Patroli Gabungan berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan aktivitas penambang PETI, di antaranya kabel, genset, blower, karung, karung terpal, paralon, sepatu bot, gelundungan, mesin gebosan, drigen, jack hammer atau mesin bor, dan linggis. 

Sejumlah barang yang diduga bekas wadah bahan cairan merkuri turut diamankan.

Dari hasil penelusuran di lapangan, air sungai yang selama ini berwarna keruh kuning pekat diduga kuat berasal dari limbah yang dibuang aktivitas penambang PETI ke Sungai Cikaniki. 

Sungai ini melintasi sejumlah wilayah, di antaranya Desa Bantarkaret, Desa Cisarua, Pangkaljaya, dan Kalong Liud, serta Desa Batutulis di Kecamatan Nanggung, hingga ke wilayah perairan Desa Lewisadeng, Kecamatan Lewisadeng.

Satgas menegaskan operasi penertiban PETI Antam Pongkor ini bukan sekadar penertiban rutin, melainkan bentuk komitmen menjaga lingkungan, keamanan, serta keberlangsungan objek vital nasional di wilayah IUP Antam Pongkor.

Dari hasil penelusuran di lapangan, air sungai yang selama ini berwarna keruh kuning pekat diduga kuat berasal dari limbah yang dibuang aktivitas penambang PETI ke Sungai Cikaniki. 

Sungai ini melintasi sejumlah wilayah, di antaranya Desa Bantarkaret, Desa Cisarua, Pangkaljaya, dan Kalong Liud, serta Desa Batutulis di Kecamatan Nanggung, hingga ke wilayah perairan Desa Lewisadeng, Kecamatan Lewisadeng.

Satgas menegaskan operasi penertiban PETI Antam Pongkor ini bukan sekadar penertiban rutin, melainkan bentuk komitmen menjaga lingkungan, keamanan, serta keberlangsungan objek vital nasional di wilayah IUP Antam Pongkor.


  • Editor    :  Redaksi 
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

SCROLL TO RESUME CONTENT