-->
24 C
en
Search

Warga Parungpanjang Bogor Protes Menara BTS Setelah Ditemukan Titik Longsor Diarea Pondasi

KAB.BOGOR  | BIN.Net - Kekhawatiran melanda warga Kampung Lebak Ciung, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Sabtu (13/06/2026). Puluhan warga menggelar aksi protes menolak operasional sekaligus meminta evaluasi pembangunan menara BTS setelah ditemukan titik longsor di sekitar pondasi menara yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.

Aksi Warga mendatangi lokasi menara telekomunikasi untuk menyampaikan keresahan mereka terkait kondisi tanah di sekitar bangunan yang mengalami longsor. Mereka menilai keberadaan menara BTS kini menjadi ancaman nyata bagi lingkungan dan permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi pembangunan.

Dalam aksi tersebut, perwakilan warga, Iyan, meminta pihak terkait segera menghentikan sementara operasional menara hingga dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pondasi dan struktur penahan tanah.

“Kami khawatir kalau longsornya semakin besar, pondasi menara bisa terdampak dan membahayakan rumah-rumah warga di bawahnya. Kami meminta ada tindakan nyata dari pengelola,” ujar Iyan. 

Dukungan Pemerintah Desa

Ketua BPD Desa Gorowong, Bae Mahdi, menegaskan aspirasi masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama pemerintah desa dan pihak pengelola menara.

“Kami akan mendorong agar dilakukan evaluasi teknis dan meminta pengelola bertanggung jawab terhadap kondisi ini,” katanya.

Merespons protes warga, Pemerintah Desa Gorowong langsung melakukan peninjauan ke lokasi longsor. Pemerintah desa juga berencana memanggil pihak pengelola menara seluler guna meminta klarifikasi sekaligus pertanggungjawaban atas kondisi yang dikeluhkan masyarakat.

Harapan Warga Selain itu, pemerintah desa meminta pengelola segera melakukan perbaikan struktur penguat tanah dan langkah mitigasi untuk mencegah longsor semakin meluas. Warga berharap pihak pengelola tidak menunda penanganan masalah tersebut, mengingat musim penghujan berpotensi memperparah kondisi tanah di sekitar menara dan meningkatkan risiko bagi keselamatan masyarakat.

Terpisah melaui perpesanan WhatsApp dikonfirmasi wartawan pada Minggu (14/06/2026). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal, saat dimintai tanggapannya belum memberikan tanggapan resmi sehingga berita terbitkan.***


  • Editor   :   Redaksi 
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

SCROLL TO RESUME CONTENT