News
Pendidikan
Peristiwa
Disdik Kabupaten Bogor Tegaskan Ini: Wisuda, Study Tour, Samen dan Pungli yang Bebani Orang Tua Dilarang
KAB.BOGOR | BIN.Net - Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melalui Surat Edaran Nomor 400.3.12.1/367-Disdik yang bersifat penting menegaskan larangan sejumlah kegiatan di lingkungan satuan pendidikan yang dinilai berpotensi menambah beban ekonomi orang tua.
Dalam surat edaran tersebut, sekolah diminta kembali menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama, bukan seremoni atau kegiatan tambahan yang berujung pada pengeluaran baru bagi wali murid.
Pada poin 9 ditegaskan, seluruh satuan pendidikan jenjang dasar SDN dan SMPN dilarang menyelenggarakan kegiatan wisuda, perpisahan, maupun kegiatan serupa dengan nama lain apabila berdampak pada penambahan biaya bagi orang tua siswa.
Tidak hanya itu, pada poin 10 juga ditegaskan bahwa sekolah dilarang menggelar kegiatan piknik yang dikemas dalam bentuk study tour apabila menimbulkan beban biaya tambahan.
Sebagai alternatif, sekolah diarahkan menghadirkan kegiatan yang lebih edukatif dan inovatif.
Salah satu contoh yang didorong yakni kegiatan berbasis lingkungan, seperti pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan sekolah yang bertujuan membangun kreativitas, kepedulian, dan karakter peserta didik.
Selain aspek kegiatan, surat edaran tersebut juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Pada poin 11, kepala satuan pendidikan diwajibkan melakukan sosialisasi budaya sekolah yang aman dan nyaman di masing-masing lembaga.
Sementara pada poin 12, kepala sekolah diwajibkan mematuhi serta menyampaikan kepada Komite Sekolah terkait larangan yang diatur dalam Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah Pasal 12, agar tidak terjadi praktik pungutan atau kebijakan yang membebani masyarakat.
Kebijakan ini menjadi pesan tegas bahwa pendidikan tidak boleh berubah menjadi ajang seremonial dan kegiatan berbiaya tinggi.
Sekolah dituntut menghadirkan ruang belajar yang sederhana, inklusif, dan tetap bermakna tanpa menambah tekanan ekonomi bagi keluarga peserta didik.
Editor : Redaksi
Via
News

Post a Comment