News
Peristiwa
Rapat Koordinasi Pimpinan IGTKA Kab.Bogor Tegaskan Penguatan LPQ Menuju Asta Cita, Regulasi Akan Diperkuat
BOGOR | BIN.Net — Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Al-Qur’an Kabupaten Bogor (IGTKA Kabupaten Bogor) menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan pada Sabtu (21/2) mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung IGTKA Ciampea, Kabupaten Bogor, ini menjadi langkah konsolidasi strategis dalam memperkuat peran Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) dan para guru guna mendukung visi pembangunan nasional menuju Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Rapat yang dihadiri jajaran pengurus, perwakilan kecamatan, serta para pemangku kepentingan pendidikan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta Mars IGTKA, dilanjutkan laporan panitia yang menegaskan bahwa forum ini bertujuan memperkuat soliditas organisasi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah strategis penguatan kelembagaan di tingkat daerah.
Ketua IGTKA Kabupaten Bogor, Maman, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya soliditas organisasi di tengah dinamika kebijakan pendidikan keagamaan. Ia mengajak seluruh guru dan pengurus untuk terus meningkatkan profesionalisme serta memperkokoh peran LPQ sebagai fondasi pembentukan karakter generasi sejak usia dini di Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan tersebut, Kasi PD Pontren Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Dr. H Ade Sarmili, M.Si., menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan Al-Qur’an dan pemerintah daerah maupun pusat. Ia menyampaikan bahwa penguatan koordinasi dan harmonisasi kebijakan menjadi kunci dalam mendorong peningkatan mutu serta keberlanjutan program pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Bogor.
Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an Nasional (FKPQ Nasional), H Saefudin Zuhri, MA, turut memberikan penegasan bahwa LPQ memiliki posisi strategis dalam membangun generasi Qur’ani. Ia menyampaikan bahwa LPQ bukan sekadar tempat belajar baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga pusat pembinaan akhlak, spiritualitas, dan nilai-nilai kebangsaan.
Sesi utama menghadirkan Anggota DPR RI, H. Asep Wahyuwijaya, SH., M.I.Pol., yang membawakan materi bertema “Peran Lembaga Pendidikan dan Guru serta Peluangnya dalam Mewujudkan Asta Cita.” Ia menegaskan bahwa lembaga pendidikan Al-Qur’an berkontribusi signifikan dalam pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing.
“Guru itu tak sebatas memenuhi Asta Cita, tetapi memiliki tanggung jawab lebih luas dalam membentuk karakter, moral, dan peradaban bangsa,” tegasnya.
Penguatan arah kebijakan pemerintah disampaikan oleh H. Aziz Syafiuddin, S.Sos, M.Si, selaku Kasubdit Pendidikan Al-Qur’an, Dit. PD Pontren. Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Dalam paparannya, ia menjelaskan langkah strategis Kementerian Agama dalam memperkuat kelembagaan LPQ, mulai dari penataan regulasi, tata kelola, peningkatan kompetensi guru, hingga standarisasi mutu nasional.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengambil langkah strategis terkait moratorium serta penataan regulasi keberadaan LPQ.
"Regulasi tersebut direncanakan ditingkatkan menjadi setara Keputusan Menteri Agama (KMA), bahkan tidak menutup kemungkinan ke level yang lebih tinggi guna memperkuat landasan hukum dan daya ikatnya. Proses ini ditargetkan mulai berjalan pada bulan Ramadhan sebagai momentum penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan Al-Qur’an secara nasional" tegasnya.
Kegiatan ini turut diisi dengan materi Munaqosyah Guru LPQ dan Wisuda Guru Al-Qur’an oleh Timnas PMPAI sebagai bentuk standarisasi dan peningkatan mutu pendidik. Program tersebut diharapkan menjadi instrumen pengakuan kompetensi guru secara nasional sekaligus mendorong profesionalisme berkelanjutan.
Rapat koordinasi ditutup dengan semangat optimisme dan komitmen bersama untuk mengimplementasikan seluruh hasil pembahasan secara konkret di Kabupaten Bogor. Melalui kegiatan ini, IGTKA Kabupaten Bogor menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an dan membangun generasi Qur’ani yang unggul, berkarakter, serta selaras dengan cita-cita pembangunan bangsa menuju Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Editor : Redaksi
Via
News


Post a Comment