-->
24 C
en
Search

Pemerintah Bergerak Cepat, Jalan Jasinga-Lewiliang Mulai Diperbaiki

BOGOR   |  BIN.Net  -   Menanggapi aspirasi yang sempat ramai di keluhkan para pengendara warga masyarakat Kabupaten Bogor bagian barat kini di Jalan Raya Nasional Jasinga-Lewiliang Kabupaten Bogor bagian barat kini mulai progres perbaikan penambalan jalan berlubang 

Hal itu mendapat respon cepat dari pihak Kementerian PU Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 5.2 di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat terus melakukan perbaikan di ruas Jalan Raya Nasional Jasinga-Lewiliang, Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat.

Terpantau di lapangan sejumlah pekerja terus melakukan upaya perbaikan penambalan jalan yang berlubang. Kondisi ruas jalan raya nasional yang menghubungkan Kecamatan Jasinga hingga Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, infrastruktur vital tersebut mengalami kerusakan dengan lubang di berbagai titik yang mengancam keselamatan para pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aspal yang mengelupas dan lubang membuat arus lalu lintas tersendat. Para pengendara, terutama roda dua, mengaku resah karena kondisi ini sangat rawan memicu kecelakaan, terlebih saat hujan turun yang membuat lubang-lubang tersebut tertutup genangan air.

Respons Pihak Pelaksana di lapangan

Menanggapi keluhan warga, PT PPI selaku pemenang proyek pelaksana jalan Jasinga-Leuwiliang menyatakan komitmennya untuk segera melakukan pembenahan. 

Koordinator Proyek PT PPI, Dwianto, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan upaya percepatan penanganan.

"Untuk penanganan lubang-lubang jalan, saat ini masih sedang kami kerjakan dan kami kebut proses penutupannya," ujar Edi saat memberikan keterangan, pada Selasa malam, 24 Februari 2026. Kepada Wartawan saat melakukan pekerjaan di juas Jalan Raya Nasional Jasinga-Lewiliang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. 

Pihak kontraktor memastikan akan bekerja maksimal demi kenyamanan masyarakat.

 "Kami usahakan secepatnya lubang tertangani, sehingga lalu lintas kembali lancar," tambahnya.

Hingga saat ini, para pengguna jalan dihimbau untuk tetap berhati-hati dan menurunkan kecepatan saat melintasi jalur Jasinga-Leuwiliang Kabupaten Bogor bagian barat selama proses perbaikan berlangsung.

Sebelumnya. Forum Kebangkitan Bumi Putra Bogor Barat (FKBP) Bogor Barat menggelar aksi sosial.

Kondisi jalan raya nasional yang menghubungkan Kecamatan Jasinga hingga Kecamatan Lewiliang. Kabupaten Bogor, Jawa Barat, semakin memprihatinkan. Banyak ruas jalan berlubang dan rusak parah, terutama di musim penghujan, sehingga membahayakan pengendara kendaraan bermotor maupun pejalan kaki.  

Jalur Vital Perekonomian Jalan ini merupakan akses utama keluar-masuk masyarakat Bogor Barat.  

Melewati kantor pemerintahan seperti Kecamatan Jasinga, Cigudeg, dan Lewiliang, serta kantor Polsek dan Koramil di tiap wilayah. 

Menjadi jalur menuju pasar tradisional (Pasar Jasinga, Pasar Cigudeg, Pasar Lewiliang) dan fasilitas kesehatan seperti RSUD R. Moh. Noh. Nur Lewiliang.

Sabtu (21/02/2026), pemuda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Bumi Putra Bogor Barat turun langsung menutup lubang di ruas jalan tersebut dengan alat seadanya.

Kerusakan jalan selama ini dikeluhkan warga karena kerap memicu kecelakaan, terlebih dengan minimnya penerangan jalan umum pada malam hari. 

Padahal, ruas itu merupakan akses vital menuju sekolah, rumah sakit, pasar, dan pusat layanan publik.

Secara regulasi, tanggung jawab perbaikan jalan nasional memang berada di tangan pemerintah pusat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan melalui Ditjen Bina Marga dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PU.

Namun bagi warga, persoalan di lapangan sering kali lebih mendesak daripada batas kewenangan administratif.

“Kalau Pemuda bisa patungan demi menutup lubang, mengapa negara belum hadir sepenuhnya?” ujar tiga seorang Pemuda bernama. Dede, Dery, Dindin yang berasal dari daerah.

Ia menegaskan, gerakan itu bukan bentuk perlawanan, melainkan pengingat. “Ini bukan soal menyerang. Ini pengingat tentang pentingnya koherensi sosial antara negara dan rakyatnya,” tegasnya.

Bukan Siapa yang Salah, Tapi Siapa yang Bergerak Respons cepat pemerintah daerah menunjukkan bahwa kolaborasi masih mungkin terjadi. 

Aksi warga menjadi alarm, dan pemerintah menjawab dengan langkah konkret, meski belum menyeluruh.

Karena, jalan adalah denyut aktivitas masyarakat, tempat anak-anak berangkat sekolah, warga menuju rumah sakit, pedagang mencari nafkah.

Di Ruas Jalan Raya Jasinga-Cigudeg, pesan itu sudah tersampaikan, bahwa ketika rakyat bergerak, negara pun semestinya berjalan lebih cepat. Hadir ditengah-tengah keresahan rakyat.***
Older Posts No results found
Newer Posts
Admin Barometer Indonesia News
Admin Barometer Indonesia News PT.BAROMETER MEDIA TAMA

Post a Comment

SCROLL TO RESUME CONTENT
SCROLL TO RESUME CONTENT