-->

Warga Desa Purasari Kec.Leuwiliang Membersihkan Sisa Lumpur Pasca Banjir Bandang.

BOGOR, BIN.Net | | Hujan deras, mengguyur wilayah Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada hari Rabu (22 Juni 2022), sekitar pukul 18:00 Wib mengakibatkan aliran Sungai Cisarua dan Ciaul  di Desa Purasari mengakibatkan beberapa rumah warga dikampung Cisarua terendam banjir dengan ketinggian 50cm-100cm.

Saat di Lokasi, terlihat warga setempat sedang membersihkan rumahnya masing-masing dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Dalam peristiwa tersebut juga merusak salah satu pondok pesantren Al-Insyiro.

Ustadz Abdulkarim pemilik Ponpes Al-Insyiro menjelaskan, "Untuk korban jiwa alhamdulillah tidak ada. Paling hanya tempat, motor, hewan peliharaan, dan semuanya habis, perkiraan kerugian pun 100jt lebih, untuk santri dan santriwati totalnya ada 40 orang, seluruhnya sudah di evakuasi. 

"Harapannya untuk semua semoga diberi kesabaran untuk kedepannya. Untuk masalah bantuan tidak masalah, yang penting diberi kesabaran dulu saja." Ucap Ustadz Abdulkarim pemilik Ponpes Al-Insyiro

Sementara itu, Dedi Permana selaku Ketua RW 05 mengatakan, "Untuk RW 5 hanya 1 RT yang kena, yang kena ini RW 06 4 RT itu semua kena dampak. Kalau saya 1 RT mungkin ada 4-5 rumah untuk di wilayah saya. Kalau untuk wilayah RW 06 belum terdata semua. Makanya ada rumah yang hilang juga, belum terdata karena pak RT sedang mendata sekarang bersama BPBD.

"Korban jiwa alhamdulillah ada, namun peristiwa tadi malam. 3 orang tersebut, terbawa hanyut dari rumah sejauh 2km kurang lebih, 3 orang tersebut sudah diselamatkan dan dalam keadaan sehat.

Lebih lanjut Dedi Permana menyampaikan, " Untuk harapan saya, terutama bantuan-bantuan, kedua dari pihak-pihak yang terkait baik dari BPBD, dari Kabupaten, dari apapun yang terkait berkepentingan tolong liat kami yang dibawah ini.

"Saya berharap ke pada masyarakat, tetap kita menjalin kerjasama dulu tapi karena ada issue yang mungkin belum bisa dipertanggung jawabkan, akhirnya masyarakat sekarang ngungsi ke sebelah wilayah RW 05 dan wilayah RW 06 ini sudah ditinggalkan." Jelas Dedi Permana selaku Ketua RW05

Laporan : Adi Wijaya/Aisyah Noviyanti

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Latest News

Back to Top