-->
24 C
en
Search

Setelah Viral Diberitakan, SDN Cadas Leueur Nanggung Akhirnya Mulai ditangani Pemkab Bogor

KAB.BOGOR  | BIN.Net - Setelah viral diberitakan media online, cetak, hingga TV nasional, kondisi memprihatinkan SDN Cadas Leueur di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, akhirnya mendapat perhatian serius. 

Sekolah yang sempat membuat ratusan siswa belajar di saung terpal kini mulai ditangani Pemkab Bogor bersama CSR Antam Pongkor.

“Kemarin mereka dadakan atas instruksi Pak Bupati dan Pak Wabup, anggota DPRD juga Kadis Pendidikan Kabupaten Bogor itu cek lokasi. Alhamdulillah setelah ramainya jadi perhatian dalam satu minggu sekolah bisa dieksekusi oleh Pemkab Bogor dan bantuan CSR Antam Pongkor.”ujar Kepala Sekolah SDN Cadas Leueur, Juju Juhaeriyah. Kamis (23/07/2026). 

Juju mengatakan, Dinas Pendidikan melalui Kabid Sarpras turun langsung bersama Sekcam dan kontraktor. PT Nilasari bersama perwakilan CSR Antam Pongkor bahkan langsung membongkar ruang kelas rusak. Namun, ia menegaskan bantuan CSR sifatnya masih ringan. 

Saat ini, SDN Cadas Leueur menampung sebanyak 265 siswa. Namun, fasilitas yang layak hanya tersedia tiga kelas berukuran kecil dan jauh dari standar. Dan selama pembangunan berjalan, para siswa terpaksa menumpang di madrasah milik warga dengan sistem bergantian.


“Ruang yang bisa digunakan hanya tiga, itu pun kecil. Yang dibangun ada empat ruang kelas dan satu ruang guru,” jelas Juju, yang baru setahun menjabat kepala sekolah.

Harapan Perluasan Juju menekankan kebutuhan mendesak akan perluasan lahan. Setiap tahunnya murid yang masuk semakin bertambah. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan tokoh setempat agar ada perluasan ruang kelas,”pungakasnya.

Sementara itu, saat di konfirmasi melalui Via WhatsApp, pada  hari Rabu 22, Juli, 2026. Sekertaris Kecamatan Nanggung (Sekcam) Burhanudin.  

Ia membenarkan telah adanya kunjungan dari pihak Sarpas Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

"Muhun artinya (Iya) Dan Kabid sarpras Disdik."katanya 

Ditempat terpisah saat di konfirmasi. Wartawan Rabu (22/07/2026). Respon Pemerintah Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rusliyandi belum memberikan tanggapan resmi. Namun, langkah cepat eksekusi proyek menjadi sinyal bahwa tekanan publik dan sorotan media berhasil mendorong pemerintah bergerak.(***)


  • Editor   : Redaksi 
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

SCROLL TO RESUME CONTENT