-->
24 C
en
Search

Motor Relawan MBG dan Jurnalis Hilang di Cigudeg, Polisi Selidiki Lewat Saksi dan Rekaman CCTV

CIGUDEG  | BIN.Net - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menghantui warga Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Kali ini, yang menjadi korban adalah Bayu, seorang relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Rengasjajar yang juga berprofesi sebagai jurnalis Kupasmerdeka.com.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (15/6/2026) di area parkir depan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rengasjajar. Sepeda motor Honda Beat Street warna cokelat dengan nomor polisi F 2093 FLO milik Bayu diduga dibawa kabur pelaku saat terparkir di lokasi tersebut.

Kejadian itu baru diketahui korban ketika hendak kembali mengambil kendaraannya. Saat itu, Bayu melihat sesuatu yang tidak biasa di lokasi parkir. Jaket miliknya yang sebelumnya diletakkan di atas sepeda motor ternyata sudah berpindah ke jok kendaraan lain yang berada di dekatnya.

Merasa curiga, ia langsung menghampiri tempat parkir motornya. Namun, kendaraan yang biasa digunakannya untuk beraktivitas sehari-hari itu sudah tidak berada di tempat semula.

"Pertama kali saya tahu itu ketika melihat jaket saya sudah pindah posisinya ada di jok motor orang lain. Saya dekati tempat parkir dan motor ternyata sudah hilang," ungkap Bayu.

Setelah memastikan motornya hilang, Bayu berupaya mencari informasi kepada rekan-rekan relawan yang berada di sekitar dapur MBG. Namun, tidak ada seorang pun yang mengetahui ataupun melihat aksi pelaku saat menjalankan aksinya.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cigudeg. Laporan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk mengungkap pelaku sekaligus menelusuri kemungkinan adanya jaringan curanmor yang beroperasi di wilayah tersebut.

Kasus yang menimpa Bayu kembali menambah daftar pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cigudeg. Maraknya kasus curanmor belakangan ini memicu keresahan masyarakat karena sepeda motor bukan hanya alat transportasi, tetapi juga menjadi sarana utama untuk bekerja dan mencari nafkah.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Cigudeg AKP Budi Sehabudin mengatakan pihaknya telah bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian.

"Apabila terjadi tindak pidana pencurian, segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar kami bisa berkoordinasi dengan polsek tetangga untuk melakukan penyekatan. Selain itu, saat memarkir kendaraan masyarakat diimbau menggunakan kunci ganda sebagai langkah antisipasi," ujar AKP Budi Sehabudin.

Menurutnya, kecepatan pelaporan sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Dengan koordinasi antarwilayah, polisi dapat segera melakukan pemantauan dan penyekatan di sejumlah jalur yang diduga menjadi akses pelarian pelaku.

Saat ini, lanjut Kapolsek, petugas tengah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Upaya yang dilakukan Polsek Cigudeg saat ini yakni cek TKP, mencari saksi-saksi, dan melakukan pengecekan CCTV," katanya.

Hasil pemeriksaan CCTV dan keterangan saksi diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai identitas maupun arah pelarian pelaku. Polisi juga membuka peluang adanya informasi tambahan dari masyarakat yang dapat membantu proses pengungkapan kasus tersebut.

Di sisi lain, kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa ancaman curanmor masih menjadi persoalan serius di wilayah Cigudeg. Warga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli serta pengawasan di titik-titik yang dianggap rawan agar kasus serupa tidak terus berulang dan rasa aman masyarakat dapat kembali terjaga.


  • Editor   :  Redaksi 
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

SCROLL TO RESUME CONTENT