-->
24 C
en
Search

Sungai Cidurian Meluap Desak Normalisasi atau Bencana Lagi? Tuntutan Warga ke Kementerian PU

BOGOR   |  BIN.Net  -  Sungai Cidurian kembali meluap pada Senin dini hari, sekitar pukul 02.15 WIB hingga 05.20 WIB. Akibat derasnya arus, salah satu bronjong penahan tebing di Kampung Nanggung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, ambruk. 

Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan ancaman bagi permukiman warga serta membahayakan akses jalan desa yang dilalui kendaraan dan pedagang kaki lima.

Nde (32), pemuda asal Desa Sukamaju, menuturkan kepada wartawan bahwa jalur desa tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan aliran Sungai Cidurian dari Kampung Cigowong, Mekarjaya, Nanggung, hingga Ciasahan. 

“Ambruknya bronjong ini membuat lalulalang mobil dan motor jadi berisiko. Kami khawatir keselamatan warga,” ujarnya. Senin, Mei, 2026

Selain mengancam permukiman dan jembatan desa, luapan Sungai Cidurian juga berpotensi merusak hektarean sawah serta perkebunan warga di sepanjang bantaran sungai. Kondisi ini mengingatkan warga pada banjir besar 1 Januari 2020 silam yang menghantam tiga kecamatan di Bogor Barat: Sukajaya, Cigudeg, dan Jasinga. Saat itu, sejumlah desa seperti Urug, Harkatjaya, Sukaraksa, Bunar, Mekarjaya, Kalongsawah, Sipak, Pamagarsari, Setu, dan Koleang mengalami kerusakan parah.

Nde mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, untuk segera meninjau dan melakukan normalisasi Sungai Cidurian. 

“Saya berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan agar bencana serupa tidak terus berulang,” pungkasnya.



Editor : Redaksi 
Older Posts
Newer Posts

Post a Comment

SCROLL TO RESUME CONTENT