-->
24 C
en

KNPI Jasinga bersama Pemdes Setu dan UPTD Gotong royong Menormalisasi Saluran Irigasi Sendung.

JASINGA BOGOR  |  BIN.Net  -  Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V Jasinga bersama Pemerintah Desa Setu dan Dewan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jasinga menggelar aksi gotong royong membersihkan dan menormalisasi saluran irigasi Sendung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi persoalan pasokan air ke lahan pertanian masyarakat di wilayah hilir yang selama ini mengalami kesulitan.

Ruang lingkup kegiatan Gotong royong yang dilakukan di saluran induk Daerah Irigasi (D.I) Cidurian Sendung, Blok Cimi-cimi, Pekapuran, Kampung Panggilingan Desa Setu, mencakup kebutuhan air bagi dua kecamatan. Aliran hulu sungai ini melewati Desa Sipak, Pamagarsari, Setu, Cikopomayak, dan Bagoang di Kecamatan Jasinga, serta Desa Argapura di Kecamatan Cigudeg.

"Dasar hukum kegiatan ini sejalan dengan.

Peraturan Bupati Bogor Nomor 58 Tahun 2025 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas, fungsi, dan tata kerja Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor. 

Peraturan Bupati Bogor Nomor 66 Tahun 2025 tentang pembentukan dan tata kerja UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V Jasinga.

Pernyataan Para Pihak yakni. Pada Minggu 15, Februari, 2026 pagi. 

Apud, juru air irigasi UPTD Irigasi Jasinga, menegaskan bahwa gotong royong ini dilakukan untuk menormalisasi aliran sungai irigasi Sendung agar kebutuhan air petani dapat terpenuhi."ujarnya 
 
Esa Asmarini, Kepala Desa Setu, menyampaikan bahwa momentum gotong royong di hari Minggu melibatkan warga, RT/RW, tokoh masyarakat, dan petani. Ia mengingatkan bahwa aliran sungai Cidurian pernah diterpa banjir bandang pada 2020, sehingga hingga kini saluran irigasi masih bermasalah."katanya 

Ama Dery, Ketua DPK KNPI Jasinga, menyoroti minimnya anggaran pembangunan irigasi. Menurutnya, UPTD Irigasi Kelas A Wilayah V Jasinga yang menaungi enam kecamatan hanya menerima sekitar Rp 3 miliar untuk pembangunan infrastruktur. Ia menilai kondisi ini sebagai potret miris, namun menekankan bahwa gotong royong adalah bentuk nyata kepedulian bersama."tegasnya 

Harapan melalui aksi ini, masyarakat berharap aliran air ke sawah dapat kembali lancar, meski sifatnya sementara. Normalisasi sungai Cidurian disebut tidak bisa selesai dalam satu atau dua tahun, namun langkah gotong royong diyakini mampu meringankan beban petani di tujuh desa yang terdampak.

Editor   :   Red-Adhi 
Older Posts No results found
Newer Posts
Admin Barometer Indonesia News
Admin Barometer Indonesia News PT.BAROMETER MEDIA TAMA

Post a Comment

- Advertisment -