Notification

×

Iklan

Kaka: Saya Meminta Pihak Terkait Menindak Pelaku Pembacokan Ibu Saya, Simak Disini!

Monday 20 November 2023 | 18:08 WIB Last Updated 2023-11-20T11:09:24Z
LAMONGAN   |  BIN.Net  - Aksara Kalijaga (23) anak kandung guru berinisial WU yang menjadi korban pembacokan oleh siswanya, meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku.

Ia mengaku tidak terima dengan ulah sadis, keji dan bengis yang dilakukan oleh siswa berinisial MN (14) seorang siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 9 Sugio Kabupaten Lamongan.

Aksara mengatakan, perilaku siswa  tersebut sangatlah tidak terpuji, bahkan menyerupai perilaku seorang preman, bukan seperti perilaku anak pelajar pada umumnya yang memiliki kesopanan.

“Atas nama anak kandung, saya meminta pada pihak berwajib untuk menindak tegas siswa yang dengan tega membacok ibu saya pada saat memberi pelajaran di kelas,” terang Aksara saat ditemui media, Jumat (16/11/2023)

Menurutnya, perilaku MN ini benar-benar sangat keterlauan. Hanya karena ditegur tidak memakai sepatu saat masuk sekolah, ia menjadi kalap dan kesetanan melakukan pembacokan.

“Awalnya, waktu pelajaran kelas berlangsung, ibu saya melihat anak itu tak pakai sepatu, lantas ibu saya menegur. Diluar dugaan anak ini langsung melempar kursi sampai melukai kaki ibu saya,“ jelas Kaka panggilan akrabnya.

Kejadian ini kemudian berhasil dilerai oleh dua siswa bernama Alam dan Fajri. Oleh kedua siswa ini, pelaku di bawah turun ke tangga dengan maksud diserahkan ke kantor guru untuk dinasehati.

“Tapi ternyata MN ini pulang ke rumah untuk mengambil sajam berjenis parang (bendo). Tanpa diduga MN ini kembali naik ke atas masuk ruangan kelas, seperti orang kesetanan dan dengan membabi buta mengayunkan sajamnya hingga melukai tangan ibu saya,” ungkapnya.

Kejadian tersebut, lanjut Aksara, sontak membuat ruangan kelas menjadi gaduh dan siswa-siswi SMP kelas VIII berteriak histeris.

“Dengan kejadian yang memprihatinkan ini, saya berharap pihak berwajib memberikan pembinaan yang serius. Dan Pembinaan yang terbaik adalah dengan cara memberi efek jera yakni hukuman dipenjara,” tandas Aksara. 

Pewarta  :  Hakim & CIP

COPYRIGHT BAROMETER INDONESIA NEWS.
close