-->

Hujan Deras, Mengakibatkan Banjir di Kp Cisarua Desa Purasari Merusak beberpa Bangunan rumah Warga.

BOGOR, BIN.Net | | Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor. pada hari Rabu (22 Juni 2022), sekitar pukul 18.Wib menyebabkan meluapnya air Sungai cisarua, sehingga mengakibatkan beberapa rumah warga dikampung Cisarua terendam banjir dengan ketinggian 50 Cm sampai 100 Cm.

Saat awak media di lokasi, terlihat ada beberapa bangunan rumah warga dan pondok pesantren yang mengalami kerusakan parah. 

Jana Ketua RT 03 menjelaskan" untuk hujan sendiri itu sehabis maghrib sampai isya, terus untuk sementara dalam penyisiran karena ada 3 korban, yang sudah di evakuasi dan dibawa kerumah sakit, tapi untuk sementara penyisiran korban-korban selanjutnya sekarang masih dalam pencarian karena ada satu warga yang belum ditemukan. Karena debit air yang masih besar dan deras. 

"Kalau untuk rumah, belum semua tersisir,  tapi untuk yang tadi saya lihat disebelah timur ada yang rusak, terus ada pelton itu semua rata, untuk rumah warga belum tersisir semua, karena saya fokus ke pencarian pendataan warga dulu" Ucapnya pada wartawan 

Untuk sementara, di evakuasi secara swadaya, sambung Jana" sebelum relawan terjun ke lapangan. Menurut informasi relawan Tim SAR sudah meluncur ke lapangan untuk evakuasi korban yang belum ditemukan akibat Hanyut" Jelasnya Jana.

Ditempat yang sama Rudi Ketua RW 06 menyampaikan" kronologisnya sebenarnya biasa saja tidak ada yang mencurigakan, karena memang intensitas hujannya tidak terlalu tinggi, cuma karena lama-lama hujannya makin lama makin deras, air banjir inipun secara mendadak.

"semua kena dampak dari RT 01 sampai RT 04 Cuma kalau untuk kerusakan saya belum melihat secara detail berapa keluarga yang memang rusaknya parah. yang paling rusak keadaan hancur ada 5 rumah" Terangnya Ketua RW 06. 

Masi kata Rudi" alhamdulillah dalam musibah ini para warga bisa menyelamatkan diri. karena ini kan tidak bisa ditanggulangi seluruhnya oleh masyarakat tentunya butuh bantuan dari pemerintah juga. Karena untuk evakuasi seperti puing-puing kaya gini tidak bisa ditanggulangi oleh masyarakat.

Laporan : Adi Wijaya.

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Latest News

Back to Top